Minggu, 31 Agustus 2014

Cara Menetaskan Lobster Air Tawar Yang Sedang Bertelur Dari Cep Dadan

Pertama kali saya ingin berbagi sedikit pengalaman cara merawat induk lobter air tawar yang sedang bertelur sesuai pengalaman saya saat ini.
     
          baik, awalnya saya cuman iseng dan hanya berfikir udang lobster air tawar ini untuk hiasan saja di aquarium, karena bentuknya yang unik kurang lebih sepuluh ekor saya simpan di aquarium. namun setelah beberapa minggu atau hampir satu bulan ketika saya mau memberi mereka pakan saya melihat ada yg berbeda dengan salah satu lobster saya, karena lobster saya yang satu ini selalu menekuk ekornya, dan terus bersembunyi didalam pipa paralon. rasa penasaran pun timbul dibenak, maka saat itu juga saya coba melihat dengan cara mengangkat pipa yang berisi lobster tersebut, dan bingungnya saya ketika mengetahui kalau si lobster itu sedeang bertelur, dengan banyaknya bintik kuning di perutnya. saat itu juga saya memisahkannya dari lobster yg lain dan menyimpanya disebuah wadah, dengan harapan sitelur akan menetas.
namun setelah beberapa hari, alhasil si lobster pun mati hingga beberapa ekor lobter yang lainya bertelur namun belum pernah sampai menetas pada saat itu. namun tidak mati karena saya membiarkanya di akuarium tsb.
     Kemudian setelah kejadian itu rasa penasaran untuk membudidayakan pun timbul, karena mudahnya bertelur dan haya cukup menggunakan aquarium pikir saya saat itu.. (karena tidak mengganggu aktivitas) maka, mulai lah saya mencari tahu cara merawat dan menetaskan lobster air tawar dengan berkonsultasi disalah satu forum peternakan, dimana saya mendapat banyak ilmu dari teman-teman yang sudah berpengalaman sebelumnya.

inilah cara merawat induk yang sedang bertelur sampai bisa dikembalikan ke akuarium untuk kembali dikawinkan :D

Pemisahan
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah memisakan lobster yg sedang bertelur tersebut ke akuarium/wadah yang lain supaya menghindari gangguan telur tersebut dari gangguan lobster lain, karena mereka termasuk udang yg memiliki rasa kanibalisme yg sangat tinggi, selain itu jangan lupa untuk memasang aerasi supaya air didalam akuarium tetap stabil.

Pemberian pakan:
beri pakan setiap hari, pagi jam 8 dan sore jam 17. namun pemberian pakan diusahakan jangan terlalu banyak, karena sisa makanan akan membuat air menjadi kotor dan bisa menghambat menetasnya lobster. untuk mengetahui cukup atau kurangnya bisa dengan cara melihat sisa makanan, dan anda kurangi atau tambahkan sampai setelah malam hari anda tidak melihat sisa makanan.

Kebersihan kolam :
utuk menjaga kolam agar selalu bersih, anda lakukan pengurasan dan mengganti air kolam selama 3 hari atau satu minggu sekali.

Penetasan :
setelah kurang lebih dua minggu, maka si telur pun siap untuk menetas .. itu terlihat dari telur sudah terlihat banyaknya bintik hitam di telur (mata anak lobster) tidak lama dari itu maka si telur pun berubah bentuk dari bulat hingga menjadi lobster-lobster kecil yang lucu dan imut, namun masih terbungkus cairan berlendir yang terdapat dalam perut si induk. dihari selanjutnya maka si anak udang pun akan dilepas oleh induknya secara berurutan untuk mencari makan sendiri-sendiri, namun apabila sudah mencapai kira-kira 75% lebih baiknya udang yang tersisa diperut si induk anda lepas dengan cara mencelup-celupkan induk tersebut sampai anak udang semua terlepas. setelah semua anak terlepas pisahkan induk tersebut untuk menghindari supaya tidak memakanya kembali, mengingat hewan ini memiliki naluri kanibalisme dan dikhawatirkan naluri ke ibuanya telah hilang. karena sesuai pengalaman saya si anak sudah bisa diberi pakan (pelet udang), tetapi dengan cara ditumbuk halus supaya si anak udang mudah memakanya. pemberian pakan pun sama seperti lobster yang lain dengan menghindari makanan supaya tidak tersisa.

demikian saya bagikan sedikit pengalaman saya, semoga bermanfaat untuk anda yang memiliki lobster air tawar ataupun anda yang berminat untuk membudidayakanya atau hanya untuk hiasan.

sampai jumpa dan terima kasih atas kunjungan anda.. ;)